Berita Terkini

7

5 MENIT MENENTUKAN MASA DEPAN

SINGAPARNA - Generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Murid SMAN 1 Bantarkalong, sebagai bagian dari generasi tersebut, tidak hanya dipersiapkan menjadi individu yang unggul secara akademik, tetapi juga sebagai warga negara yang sadar akan hak dan tanggung jawabnya dalam kehidupan demokrasi. Kali ini temanya berfokus pada ketika berada di TPS yeng mencoblos cuma perlu waktu 5 menit. Dalam konteks ini, pendidikan pemilih berkelanjutan menjadi sangat penting untuk diperkenalkan sejak dini. Hal tersebut juga disampaikan oleh Kadiv Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Cecep Hamzah Pansuri, yang menekankan bahwa proses menjadi pemilih cerdas tidak terjadi secara instan, melainkan melalui pembelajaran yang terus-menerus. “Memberikan suara di tempat pemungutan suara mungkin hanya membutuhkan waktu lima menit. Namun, sebelum sampai pada lima menit itu, diperlukan pemahaman yang cukup agar pilihan yang diambil benar-benar berdasarkan pertimbangan yang rasional,” ujar Cecep pada saat pemaparan di SMAN 1 Bantarkalong. Ia menjelaskan bahwa pendidikan pemilih tidak hanya berkaitan dengan teknis pelaksanaan pemilu, tetapi juga mencakup kemampuan untuk memahami informasi, mengenali rekam jejak calon, serta menyikapi berbagai isu publik secara kritis. Di era digital saat ini, tantangan terbesar bagi pemilih muda adalah membedakan informasi yang benar dan yang menyesatkan. Bagi murid SMAN 1 Bantarkalong, momentum ini menjadi penting untuk mulai membangun kesadaran tersebut. Meskipun sebagian siswa belum memiliki hak pilih, mereka adalah pemilih masa depan yang akan berperan dalam menentukan kebijakan publik, arah pembangunan, serta kualitas kepemimpinan di Indonesia. Lebih lanjut, Cecep Hamzah Pansuri juga menekankan bahwa sekolah memiliki peran strategis sebagai ruang pembelajaran demokrasi. Melalui diskusi, kegiatan organisasi, maupun interaksi sehari-hari, siswa dapat belajar menghargai perbedaan pendapat, menyampaikan aspirasi secara bertanggung jawab, dan mengambil keputusan secara bijak. “Tema ‘5 Menit Menentukan Masa Depan’ bukan sekadar slogan. Ini adalah pengingat bahwa keputusan penting dalam hidup, termasuk dalam demokrasi, sering kali ditentukan dalam waktu yang singkat. Oleh karena itu, kesiapan sebelum momen tersebut menjadi sangat krusial,” tambahnya. Ia juga mengajak seluruh siswa untuk tidak bersikap apatis terhadap proses demokrasi. Setiap suara memiliki arti, dan setiap pilihan membawa konsekuensi jangka panjang. Dengan bekal pendidikan pemilih yang baik, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat. Pada akhirnya, murid SMAN 1 Bantarkalong diharapkan tidak hanya menjadi pemilih yang aktif, tetapi juga pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Karena masa depan bangsa tidak ditentukan oleh lamanya waktu yang kita miliki, melainkan oleh kualitas keputusan yang kita ambil. Lima menit di bilik suara mungkin terasa singkat, namun dampaknya dapat dirasakan selama bertahun-tahun. Maka dari itu, persiapkan diri mulai dari sekarang. Belajar, memahami, dan peduli adalah langkah awal untuk memastikan bahwa lima menit tersebut benar-benar menjadi penentu masa depan yang lebih baik.


Selengkapnya
15

KPU Kabupaten Tasikmalaya Gelar Sosialisasi PAW dan Pemutakhiran Parpol.

SINGAPARNA-  Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penggantian Antar Waktu (PAW) dan Pemutakhiran Anggota Partai Politik Semester I Tahun 2026 pada Rabu, 22 April 2026. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Ami Imron Tamami. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya tertib administrasi serta keakuratan data keanggotaan partai politik sebagai fondasi dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang berkualitas, transparan, dan berintegritas. Materi sosialisasi disampaikan oleh Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kabupaten Tasikmalaya, Yugastiana Ainulyaqin, yang memberikan pemahaman teknis mengenai mekanisme PAW serta proses pemutakhiran data anggota partai politik secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan proses administrasi kepartaian berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, khususnya terkait mekanisme PAW dan pemutakhiran data keanggotaan partai politik yang akurat, mutakhir, dan berkesinambungan. Melalui sosialisasi ini, KPU Kabupaten Tasikmalaya mendorong seluruh partai politik untuk terus meningkatkan tertib administrasi, menjaga validitas data anggota, serta memperkuat komitmen dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang akuntabel dan demokratis. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para pemangku kepentingan, di antaranya Kepolisian Resor Tasikmalaya, Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Tasikmalaya, Sekretaris DPRD Kabupaten Tasikmalaya, serta seluruh partai politik peserta kegiatan. Dengan semangat kebersamaan, KPU Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk terus mewujudkan tata kelola kepemiluan yang lebih baik, profesional, dan berkualitas.


Selengkapnya
20

CEGAH GOLPUT SEJAK DINI, SISWA SMPN SATU ATAP 2 CIPATUJAH DIBERI PEMAHAMAN KEPEMILUAN

SINGAPARNA - Kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan kembali dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, khususnya pemilih pemula, dalam proses demokrasi. Kali ini, kegiatan berlangsung di lingkungan SMPN Satu Atap 2 Cipatujah pada hari Rabu, 15 April 2026 dengan diikuti oleh para siswa yang antusias menyimak materi yang disampaikan. Hadir sebagai narasumber, Cecep Hamzah Pansuri memberikan pemahaman mendalam terkait pentingnya pendidikan pemilih sejak dini. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa menjadi pemilih bukan hanya soal menggunakan hak suara, tetapi juga tentang memahami proses demokrasi secara utuh dan bertanggung jawab. Materi yang disampaikan berfokus pada syarat menjadi pemilih, di antaranya warga negara Indonesia, berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, terdaftar dalam daftar pemilih, serta tidak sedang dicabut hak pilihnya. Para siswa diberikan pemahaman bahwa meskipun sebagian dari mereka belum memiliki hak pilih saat ini, edukasi sejak dini sangat penting agar ketika waktunya tiba, mereka sudah siap menjadi pemilih yang cerdas dan berintegritas. Selain itu, narasumber juga mengingatkan tentang bahaya golput atau tidak menggunakan hak pilih. Dijelaskan bahwa golput dapat berdampak pada menurunnya kualitas demokrasi, karena semakin sedikit partisipasi masyarakat, maka hasil pemilu berpotensi tidak sepenuhnya mencerminkan kehendak rakyat. Generasi muda sebagai bagian dari pemilih masa depan diharapkan tidak apatis, melainkan aktif berperan dalam menentukan arah pembangunan bangsa. Suasana kegiatan berlangsung interaktif, di mana para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi langsung. Berbagai pertanyaan muncul, mulai dari proses pemilu, cara mengenali informasi yang benar, hingga pentingnya menolak hoaks dan politik uang. Hal ini menunjukkan tingginya minat dan rasa ingin tahu para peserta terhadap dunia kepemiluan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya dengan menyebarkan informasi yang benar terkait pentingnya menggunakan hak pilih. Pendidikan pemilih berkelanjutan menjadi langkah strategis dalam membangun budaya demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berkualitas di masa yang akan datang.


Selengkapnya
35

MEMBANGUN GENERASI CERDAS MEMILIH PEMIMPIN AMANAH

Tasikmalaya – Dalam upaya meningkatkan kesadaran politik sejak dini, kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan diselenggarakan di SMAN 1 Karangnunggal dengan mengusung tema “Memilih Pemimpin yang Baik dan Amanah”. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa dengan penuh antusias sebagai bagian dari pembelajaran demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan bertempat di 2 (dua) ruangan kelas yang disekat para hari Kamis, 9 April 2026. Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda, khususnya para pelajar yang akan menjadi pemilih pemula, mengenai pentingnya peran mereka dalam menentukan arah masa depan bangsa. Melalui kegiatan ini, siswa dibekali pengetahuan tentang kriteria pemimpin yang ideal, seperti memiliki integritas, tanggung jawab, serta komitmen dalam melayani masyarakat. Dalam penyampaian materi, Kadiv Sosdiklih, Parmas dan SDM Cecep Hamzah Pansuri menekankan bahwa memilih pemimpin bukan hanya sekadar hak, tetapi juga tanggung jawab moral. Siswa diajak untuk lebih kritis dalam menilai calon pemimpin, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar, serta mengedepankan nilai kejujuran dan amanah sebagai dasar dalam menentukan pilihan. Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para siswa aktif mengemukakan pendapat dan pertanyaan seputar dunia kepemimpinan dan pemilu. Hal ini menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap isu-isu demokrasi dan kepemimpinan. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini karena dinilai mampu membentuk karakter siswa menjadi warga negara yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Diharapkan, melalui sosialisasi ini, para siswa dapat menjadi pemilih yang bijak serta turut berkontribusi dalam menciptakan pemimpin yang berkualitas di masa depan. Dengan adanya Pendidikan Pemilih Berkelanjutan, generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pemilih yang aktif, tetapi juga mampu menjaga nilai-nilai demokrasi demi terciptanya pemerintahan yang bersih, jujur, dan amanah.


Selengkapnya
49

SEKRETARIAT KPU KABUPATEN TASIKMALAYA GELAR IN HOUSE TRAINING UNTUK PERKUAT PEMAHAMAN TUPOKSI

Tasikmalaya — Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan profesionalitas aparatur, Sekretariat KPU Kabupaten Tasikmalaya menyelenggarakan kegiatan in house training pada Senin, 6 April 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris KPU Kabupaten Tasikmalaya, Rahadian Wiguna, serta diikuti oleh seluruh jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Tasikmalaya. Pelaksanaan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekretariat. Mengusung tema pendalaman kembali tugas pokok dan fungsi (tupoksi), in house training ini difokuskan pada penguatan pemahaman peran dan tanggung jawab Sekretariat KPU, khususnya di tingkat kabupaten/kota. Hal ini dinilai penting mengingat peran strategis sekretariat dalam memberikan dukungan administratif, teknis, dan operasional terhadap seluruh tahapan penyelenggaraan pemilu dan pemilihan. Dalam arahannya, Rahadian Wiguna menekankan pentingnya pemahaman yang komprehensif terhadap tupoksi sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas secara profesional dan akuntabel. Ia juga mengingatkan bahwa dinamika penyelenggaraan pemilu yang terus berkembang menuntut seluruh jajaran untuk selalu adaptif, responsif, serta mampu bekerja secara efektif dan efisien. “Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menyegarkan kembali pemahaman kita terkait tugas dan fungsi masing-masing, sehingga kinerja kelembagaan dapat semakin optimal dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang berkualitas,” ujarnya. Selain penyampaian materi, kegiatan in house training juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif. Para peserta diberikan ruang untuk berbagi pengalaman, menyampaikan kendala di lapangan, serta mendiskusikan solusi yang dapat diterapkan secara bersama. Melalui kegiatan ini, Sekretariat KPU Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja aparatur, memperkuat sinergi internal, serta membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas. Dengan penguatan kapasitas yang berkelanjutan, diharapkan Sekretariat KPU Kabupaten Tasikmalaya semakin siap dalam mendukung pelaksanaan setiap tahapan pemilu dan pemilihan secara efektif, transparan, dan akuntabel, guna mewujudkan demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Tasikmalaya.


Selengkapnya
70

REKAPITULASI PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH BERKELANJUTAN TRIWULAN 1 2026

TASIKMALAYA - KPU Kabupaten Tasikmalaya telah melaksanakan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Periode Triwulan I Tahun 2026 pada hari Rabu, 1 April 2026 bertempat di Ruang Rapat KPU Kabupaten Tasikmalaya. Rapat pleno ini merupakan wujud komitmen KPU Kabupaten Tasikmalaya dalam menjaga akurasi dan kemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan di 39 kecamatan dan 351 desa di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Rapat ini dihadiri oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Kapolres Tasikmalaya, Kapolres Tasikmalaya Kota, Dandim 0612 Tasikmalaya, Danlanud Wiriadinata, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya, Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, dan Kepala Lapas Kelas IIB Tasikmalaya Hasil rekapitulasi PDPB Triwulan I Tahun 2026 telah ditetapkan secara resmi dalam rapat pleno terbuka ini.    


Selengkapnya