Meski Digelar Terbatas, Debat Publik Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Raih Antusiasme Masyarakat

KPU Kabupaten Tasikmalaya menggelar Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Tahun 2020 di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Kamis, (5/11/2020).

Meski digelar terbatas sesuai dengan PKPU 13 Tahun 2020, debat public ini bisa disaksikan di Radar TV, Channel Youtube Radar TV dan KPU Kabupaten Tasikmalaya serta disiarkan langsung melalui Facebook dan Intagram KPU Kabupaten Tasikmalaya.

Antusiasme masyarakat dalam menyaksikan debat public inipun sangat besar, hal ini dibuktikan dengan membludaknya penonton Debat Public Calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya baik pada channel youtube KPU Kabupaten Tasikmalaya maupun Radar TV yang jumlahnya mencapai 47.000 viewers, belum lagi yang menonton pada Stasiun TV Radar dan Medsos KPU.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, SDM dan Parmas KPU Kabupaten Tasikmalaya, Isti’anah, S.Th.I., M.Ag mengatakan, kegiatan Debat Publik ini selain diikuti oleh ke empat pasangan Calon, mereka yang boleh masuk hanya 4 orang pengantar saja per pasangan calon.

Sesuai agenda, Debat public berlangsung selama 150 menit dan dibagi dalam 4 babak. Di mana pada babak pertama yakni pemaparan visi misi, lantas babak mempertajam visi misi, ketiga babak menjawab pertanyaan yang telah disusun oleh panelis, dan terakhir babak saling tanya jawab dan tanggapan antar pasangan calon.

“Jadi suasana tetap hidup meski di dalam ruangan hanya tidak ada riuh dan sorak pendukung pasangan calon. Namun semua pasangan calon mempunyai kesempatan untuk saling bertanya dan menjawab sesuai waktu yang ditentukan,” terangnya.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Zamzam Zamaludin, SP menambahkan, bahwa debat publik ini merupakan metode kampanye yang difasilitasi oleh KPU Kabupaten Tasikmalaya.

Berdasarkan perencanaan awal debat publik akan diselenggarakan 2 kali. Namun karena berbagai pertimbangan dan melihat situasi yang ada saat ini di masa Pandemi Covid-19, maka KPU Kabupaten Tasikmalaya memutuskan untuk menggelar debat publik tersebut hanya satu kali saja.

“Hal ini juga sudah disetujui oleh semua pasangan calon. Di mana ini merupakan salah satu upaya di dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19,” ujar dia.

Zamzam menambahkan, bahwa tujuan utama digelarnya debat publik ini yakni untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di dalam memberikan referensi secara langsung terkait dengan profil sosok Calon Pemimpin Kabupaten Tasikmalaya

Sehingga ia berharap penyelenggaraan debat public ini didukung oleh semua pihak.

“Juga melalui debat publik ini mudah-mudahan bisa memberikan penjelasan dan pencerahan kepada masyarakat Kabupaten Tasikmalaya, khususnya masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih dalam menentukan pilihannya,” pungkasnya.(PMC KPU Kab.TSM)

.