Debat Publik Merupakan Sarana Masyarakat Mendapatkan Referensi Dalam Menentukan Pilihan

KPU Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan Rapat Koordinasi Pengamanan Debat Publik di Ruang Rapat KPU Kabupaten Tasikmalaya. Senin, (02/11/2020).

Rapat yang digelar dengan menggunakan protokol kesehatan ini dihadiri oleh Desk Pilkada Kab. Tasikmalaya, Kesbangpol, Gugus Tugas, Kodim 0612, Lanud Wiriadiata, Polres Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya kota, Kasatpol PP dan Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kabupaten Tasikmalaya Isti’anah, S.Th.I., M.Ag  mengatakan debat public akan diselenggarakan pada Kamis 5 November 2020 pukul 19.30 sampai dengan selesai di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya dan hanya diikuti oleh Pasangan Calon. Ia juga mengatakan bahwa debat public ini wajib diikuti oleh seluruh Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya.

“Debat public ini akan berlangsung selama 150 menit dibagi 4 babak, yaitu babak visi misi, babak mempertajam visi misi, babak menjawab pertanyaan yang telah disusun oleh panelis, dan terakhir babak saling tanya jawab dan tanggapan antar pasangan calon,” ujarnya menjelaskan.

Ia juga mengatakan bahwa selama debat peserta tidak boleh menyerang personal calon serta menggunakan isu sara dalam memberikan pertanyaan, menjawab atau memberikan tanggapan.

“Jika hal itu terjadi maka moderator akan mengalihkan topik pembecaraan,” terangnya.

Debat public ini akan ditayangkan langsung oleg Radar TV, Akun Youtube, Instagram, dan Facebook KPU Kabupaten Tasikmalaya serta Zoom Meeting.

Dalam kesempatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Zamzam Zamaludin, SP mengatakan dalam sambutannya bahwa debat public ini merupakan metode kampanye yang difasilitasi oleh KPU. Ia juga menyebutkan bahwa debat publik ini sudah biasa dilakukan di dalam setiap perhelatan, berdasarkan perencanaan awal debat public ini akan diselenggarakan 2 kali, namun karena berbagai pertimbangan dan melihat situasi yang ada, maka KPU Kabupaten Tasikmalaya memutuskan untuk menggelar debat publik ini hanya satu kali saja.

“Hal tersebut juga sudah disetujui oleh semua pasangan calon, ini merupakan salahsatu upaya di dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa tujuan utama digelarnya debat public ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di dalam memberikan referensi secara langsung terkait dengan profil sosok Calon Pemimpin Kabupaten Tasikmalaya.

“Harapan kami tentu penyelenggaraan debat public ini didukung oleh semua pihak, serta melalui debat public ini mudah-mudahan bisa memberikan penjelasan dan pencerahan kepada masyarakat kabupaten Tasikmalaya khususnya masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih,” pungkasnya.(PMC KPU Kab. TSM)