SIMULASI PENYERAHAN SYARAT DUKUNGAN PERSEORANGAN

[espro-slider id=6311]

KPU Kabupaten Tasikmalaya adakan rapat koordinasi dan simulasi proses penerimaan syarat dukungan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya dari jalur perseorangan pada kamis (13/02/2020).
Rapat tersebut dihadiri oleh Forkopimda, Bawaslu dan LO bakal calon perseorangan.
Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zanzan Zamaludin, SP mengatakan bahwa rapat koordinasi ini dilakukan dalam rangka menjelang tahapan penyerahan syarat dukungan bakal calon perseorangan.
“Acara ini sebagai rapat koordinasi menjelang tahapan penyerahan syarat dukungan bakal calon perseorangan yang akan dimulai tahapannya tanggal 19 sampai dengan 23 Februari 2020, hal ini tentu saja demi terselenggaranya Pilkada Kabupaten Tasikmalaya yang lancar, aman, damai serta sukses tanpa ekses” terangnya.
Dalam kegiatan tersebut turut pula digelar simulasi proses penyerahan syarat dukungan dari bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya dari jalur perseorangan kepada KPU Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua Divisi Teknis KPU Kabupaten Tasikmalaya Jajang Jamaludin, S.Ag mengatakan bahwa simulasi proses penyerahan syarat dukungan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya dari jalur perseorangan ini sangat penting karena ada beberapa kegiatan yang sudah ditentukan oleh pedoman teknis sesuai dengan keputusan KPU nomor 82.
“Terkait simulasi tentu saja ini juga penting, karena ada kegiatan prosesi yang harus sesuai dengan pedoman teknis, disana ada rambu-rambu atau kode etik, kita juga akan menerima dan memeriksa secara seksama syarat dukungan dan sebaran sesuai dengan keputusan KPU dan akan dihitung dengan disaksikan langsung oleh LO dan juga Bawaslu, ini pentingnya kita menjelaskan kepada masyarakat bahwa kegiatan ini harus sesuai dengan pedoman teknis sehingga mendapat legitimasi dari masyarakat” pungkasnya.
Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda, SP dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung diselenggarakannya Rakor dan Simulasi tersebut. Menurutnya acara rakor ini sangat baik untuk menjalin komunikasi kepada semua steakholder, ia juga berharap acara seperti ini terus dilakukan guna meminimalisir terjadinya masalah.
“Yang paling utama adalah komunikasi sehingga sepakat bahwa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 September 2020 itu berjalan dengan aman dan damai, tidak ada hal-hal yang menciderai proses demokrasi itu, saya harap juga komunikasi-komunikasi seperti ini terus dijalin sehingga jika ada hal-hal yang tidak dimengerti bisa kita komunikasikan bersama, jangan sampe diakhir ada masalah” pungkasnya.